Medan,-
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam mengecam kinerja aparat kepolisian dalam menangani aksi mengkritik DPR. "Kenapa harus disiksa sampai brutal begitu elemen masyarakat yang menyalurkan aspirasi" tanya Ahmad Daud S.Sos, Ketua Bidang Sosial & Ekonomi PP GPI.
"Secara sosiologis, pimpinan Polri di pusat dan daerah tidak kompeten dalam menangani aksi demokratis adik-adik mahasiswa dan elemen masyarakat. Ini menunjukkan wajah represifitas di kalangan aparat masih begitu kental" tegas alumni BEM Fakultas Ushuluddin IAIN/UINSU ini di Medan (30/1).
"Bahkan kalau kita lihat medsos kepolisian masih memakai narasi ojol tertabrak kendaraan kepolisian. Padahal kasat mata saja bisa dilihat, ojol tersebut dilindas. Jangan buat narasi seolah-olah tidak sengaja. Masyarakat akan menilai ini bagian mencoba menyederhanakan masalah" lanjut aktifis muda ini.
"Kami mengutuk keras kinerja kepolisian yang memperlakukan pendemo seperti layaknya teroris . Presiden Prabowo harus mencopot Kapolri dan beberapa Kapolda. Jangan pertaruhkan nasib rakyat dengan tetap mempertahankan aparatur yang tidak kompeten itu pak presiden " tutupnya (tim).
Social Plugin