Medan,-
Dugaan aksi mafia tanah kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, lahan seluas kurang lebih 4,5 Hektar yang terletak di kawasan Kecamatan Medan Marelan dilaporkan diserobot dan dirusak oleh pihak tak bertanggung jawab. Ikatan Mahasiswa Muda Sumatera Utara tersebut mendesak Walikota Medan bertindak tegas. (30/1/2026)
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muda Sumatera Utara, Fahri Menilai, penyerobotan tanah ini melibatkan tindakan pengerusakan fisik, seperti perobohan pagar, pemotongan pohon tanaman warga, dan upaya penguasaan lahan secara paksa menggunakan alat berat.
"Kami menemukan indikasi kuat bahwa ini adalah ulah mafia tanah yang ingin menguasai lahan secara ilegal. Tanah seluas 4,5 Hektar tersebut merupakan milik sah warga yang dikelola turun-temurun. Tindakan merusak dan menyerobot ini adalah kejahatan pidana serius," Tegas Fahri,.
Menurut Fahri, pelaku kejahatan memanfaatkan situasi dengan merusak batas lahan tanpa dasar sertifikat yang jelas, sehingga warga kehilangan akses terhadap tanah mereka.
“Dan yang sangat di sayangkan Kasus penyerobotan lahan kurang lebih 4,5 hektar berlokasi di lingkungan 14 kelurahan Terjun kecamatan Medan Marelan, Kota Medan ini terjadi di saksikan oleh Lurah terjun yang kami duga ikut serta untuk menguasai lahan tersebut." Ujar Fahri.
Sehingga kuat dugaan kami keikut sertaan Lurah terjun tersebut telah menyalahgunakan jabatannya sebagai Lurah, merujuk pada UU No. 30 Tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan yang mencakup larangan melampaui wewenang, mencampuradukkan wewenang, dan bertindak sewenang-wenang, Khususnya PP No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS: Melarang PNS (termasuk Lurah) menyalahgunakan wewenang dan menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
Kemudian Polres pelabuhan belawan sudah menetapkan Lurah Terjun sebagai tersangka dalam penerobosan lahan tersebut, Sehingga kami meminta dengan tegas kepada Walikota Medan agar segera menindak tegas mencopot Lurah terjun dari jabatannya karena sudah melakukan Pelanggaran Kode Etik (Abous Of Power), Tutupnya.(Tim)

0 Komentar