Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Wesley Gea SH, Desak Polres Tapsel dan Polsek Padang Bolak Tangkap Pelaku/Tersangka Penganiayaan di Kab.Paluta


 Padang Lawas Utara,-

Menjadi sebuah misteri dan penuh teka-teki pada 6 oknum yang diduga pelaku (tersangka) penganiayaan oleh pihak keamanan di Perusahaan PT.TN Sinarmas, Korban penganiayaan sempat mengalami kritis dan nyaris tewas di tempat.

Maymunah Hasibuan (anak korban) sangat menyayangkan kejadian tersebut hingga menimpa ayah kandungnya yaitu Ahmad Hasibuan 44 th, kejadian tersebut bermula pada hari Minggu, 26 /10/2025 diduga dianiaya oleh 6 oknum pelaku kekerasan hingga korban mengalami kritis dan dibawa ke Rumah Sakit terdekat.

Maymunah Hasibuan (anak korban) didampingi kuasa Hukum Junius Nduru S.H & Rifki Septian S.H berharap agar keadilan dapat ditegakkan hingga mengadili para pelaku/tersangka yang telah menganiaya ayah kandungnya, ia juga meminta kepada bapak Kapolri, bapak Kapolda Sumatera Utara, bapak Kapolres Tapanuli Selatan dan bapak Kapolsek Padang Bolak untuk segera melakukan penangkapan kepada 3 oknum pelaku penganiayaan, hingga kini masih menjadi buron, pelaku masih bebas menghirup udara segar.

Wesly Gea S.H selaku aktivis Pencari Keadilan menyebutkan kepada awak media, “Kami sangat menyayangkan tindakan kurang Responsif atau sikap cepat tanggap aparat Kepolisian dalam menindak dan menangkap 3 oknum pelaku penganiayaan yang sampai hari ini masih belum diamankan oleh Polres Tapanuli Selatan dan Polsek Padang Bolak.” Selasa.(31/03)

Menurut Wesly Gea S.H adanya dugaan pembiaran pihak oleh Polres Tapsel (Tapanuli Selatan) dan Polsek Padang Bolak terhadap 3 PELAKU/TERSANGKA yang lari atas kasus penganiayaan sehingga pelaku sampai hari ini tidak ditangkap.

Menurut informasi, Wesly Gea S.H menuturkan adanya 3 diantara pelaku yang masih buron diduga telah pulang ke rumah di Desa Marlaung Kec.Ujung Batu Kab.Padang Lawas Utara pada waktu kira-kira menjelang sore pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, salah satu keluarga korban melihat secara langsung dan tidak sempat melakukan rekaman vidio kepada oknum pelaku penganiayaan,   Kemungkinan pelaku sudah merasa aman dan kebal hukum atau punya bekingan kuat dibelakang hingga berani menampakkan diri ke permukaan.

Disisi lain, Wesly Gea S.H juga mengatakan adanya dugaan pembiaran oleh pihak Polres Tapanuli Selatan terhadap PELAKU/TERSANGKA yang lari atas kasus penganiayaan, sehingga pelaku sampai hari ini tidak kunjung ditangkap, ini menimbulkan tanda tanya besar atas Penegakan hukum???, Tanya Wesley.

Tidak sampai disitu saja, Wesly Gea S.H juga sempat melakukan interaksi dan komunikasi melalui WhatsApp kepada salah satu anggota kepolisian KANIT RESKRIM Padang Bolak IPDA Mara Lohot  Siregar SH, Wesley Gea menyampaikan informasi adanya salah satu pelaku penganiayaan terlihat oleh keluarga korban telah pulang ke rumahnya di Desa Marlaung Kec.Ujung Batu Kab.Padang Lawas Utara hari Sabtu, 28/03/2026 menjelang sore, namun pelaku juga tak dapat bisa diamankan.

Wesly Gea S.H menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Padang Lawas Utara untuk segera memberikan informasi keberadaan para pelaku/tersangka kasus penganiayaan yaitu :

1. Lucky K,

2. Abdul H.N,

3. Aldi I.H

Diteruskan, Wesly Gea S.H juga menegaskan akan memberikan imbalan sepantasnya bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku penganiayaan tersebut, tidak sampai disitu saja saya Wesly Gea S.H akan terus mencari keadilan dan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri untuk mendesak Kepolisian menangkap pelaku penganiayaan.(tim)


Posting Komentar

0 Komentar