Medan,-
Sapma DPD Pemuda Batak Bersatu Sumatera Utara menyoroti maraknya beredar bawang merah impor ilegal. Ari Sanjaya S Meliala, ST selaku Sekretaris Sapma DPD PBB Sumatera Utara, meminta dan mendesak bagi aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas atas dugaan peredaran bawang impor ilegal di wilayah Sumatera Utara.
Sapma DPD PBB Sumatera Utara menilai maraknya bawang merah impor ilegal di pasar tradisional telah menyebabkan harga bawang lokal anjlok dan berdampak terhadap kesejahteraan petani.
“Peredaran Bawang Merah impor ilegal harus diberhentikan, karena jika terus beredar maka bawang yang yang ditanam Petani tidak akan ada harganya di pasar bahkan tidak laku dijual. Kalau pasar dibanjiri barang ilegal dengan harga yang tidak masuk akal, itu sama saja mematikan usaha petani lokal secara perlahan." Ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Gopindo Nainggolan Salah seorang petani bawang merah dari Tano Ponggol, Samosir juga menuturkan bahwa Bawang Merah Impor Ilegal berdampak pada harga dan penyerapan bawang merah dari daerah.
" Saya melihat di "Media Sosial" bahwa 3 tahun terakhir banyak beredar bawang merah impor ilegal. Hal tersebut berdampak pada harga, padahal jika dijual pada harga 15-20 rb pun petani belum mendapatkan untuk karna untuk pengolahan lahan juga cukup banyak memakan biaya. Saya berharap segeralah Pemda Samosir dan Pemprov Sumatera Utara bertindak cepat menangani bawang merah impor ilegal yang merugikan petani di Samosir ataupun wilayah lain di Sumatera Utara." Ucap Gopindo.
Sekretaris Sapma DPD PBB Sumatera Utara, Ari Sanjaya S Meliala, menilai persoalan tersebut bukan sekadar persaingan usaha, melainkan ancaman terhadap keberlangsungan sektor pertanian nasional. Menurut dia, hasil dari petani lokal memiliki kwalitas yang bagus namun peredaran bawang merah impor ilegal dengan harga murah dinilai mematikan usaha petani secara perlahan.
Ia juga menyoroti lambatnya respons aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan peredaran bawang impor ilegal di Sumatera Utara.
Ari Sanjaya S Meliala ST selaku Sekretaris Sapma DPD PBB Sumatera Utara meminta Polda Sumatera Utara segera mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran bawang impor ilegal tersebut. Dia juga berharap pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta Dinas terkait dapat bekerja lebih keras lagi dan melakukan sidak ke pasar-pasar yang diduga tempat beredarnya Bawang Merah Impor Ilegal.(andry)

0 Komentar