Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Makanan MBG di SMKN 1 Padangsidimpuan Diduga Temukan Makanan Tahu Berulat (Belatung)


Padangsidimpuan,-

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Padangsidimpuan menjadi pusat perhatian setelah beredar foto makanan berupa "Tahu" yang diduga terdapat berulat/belatung.

Temuan tersebut perlu segera diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya pengelola dapur MBG dan pihak sekolah, untuk memastikan keamanan serta kelayakan makanan yang diberikan kepada para siswa-siswi khususnya di sekolah SMKN 1 Padangsidimpuan.

Keamanan dan kualitas makanan siswa harus menjadi prioritas. Jika temuan tersebut terbukti, pihak berwenang perlu melakukan evaluasi terhadap proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan MBG agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ketua DPD Generasi Muda Tao Indonesia Mahmul Shaleh Harahap angkat bicara terkait adanya Dapur atau SPPG LOSUNG BARU 03 Kecamatan Padang Sidempuan Utara sebagai penyelenggara pengadaan makanan MBG di sekolah SMKN 1 Padangsidimpuan diduga "Berulat (Belatung)" hingga melakukan reaksi untuk melakukan aksi unjuk rasa damai didepan Kantor DPRD Padangsidempuan dan Kantor Walikota Padangsidimpuan pada Minggu depan.

Ditambahkan, Mahmul Shaleh Harahap menyebutkan melalui informasi dilapangan pada hari Selasa, 18 Agustus 2026 diduga terdapat makanan MBG di sekolah SMKN 1 Padangsidimpuan "Berulat (Belatung)" ini tidak dapat dibiarkan dan kita minta klarifikasi atas kejadian tersebut kepada Pihak SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Tidak sampai disitu saja, Mahmul Shaleh Harahap menegaskan kepada Anggota DPRD Padangsidempuan dan Walikota Padangsidimpuan memberikan tindakan tegas dan apabila benar kejadian tersebut kita minta untuk memberikan rekomendasi surat pemberhentian terhadap SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara atau pemilik dapur atas dugaan kelalaian terhadap pengadaan makanan MBG di sekolah SMKN 1 Padangsidimpuan Berulat (Belatung).

Disisi lain, Mahmul Shaleh Harahap juga menuturkan untuk mencegah dan menimbulkan korban keracunan makanan MBG seperti didaerah lain seperti Kabupaten Karo, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Labuhanbatu Utara dan daerah lainnya tentunya kita harus mengatasi persoalan tersebut di awal, kita tidak mau adik-adik yang menempuh dunia pendidikan terdampak pada keracunan makanan MBG seperti daerah yang lain atas kelalaian pihak SPPG di Kabupaten/Kota.

Awak media mengkonfirmasi Koordinator Wilayah Kota Padangsidimpuan dan Kepala SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara pada hari Jum'at, 11 September 2026 pada pukul 11:12 Wib dan pada hari Senin, 15 September 2026 pukul 19:35 Wib, dijelaskan Korwil SPPG Kota Padangsidimpuan bawa kejadian tersebut "Sebelumnya melihat tanggal surat konfirmasi dan klarifikasi tersebut, kejadian berlangsung sebelum saya menerima SK dan menjabat pak, jadi sampai saat ini laporan mengenai hal ini belum saya terima, Selanjutnya akan saya konfirmasi ke SPPG terkait dan akan diinformasikan ya pak".

Diteruskan, Kepala SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara menjelaskan, "membenarkan atas adanya makanan berulat (Belatung) tapi tidak sesuai informasi didapatkan awak media mengatakan bahwa di Makanan"Tahu" yang berulat melainkan di "buah Melon", Ucap Kepala SPPG LOSUNG BATU 03.

Diteruskan, "Mengenai ulat yg ada di tahu pak Pic sekolah sudah konfirmasi bahwasanya itu ulat berasal dari buah melon, Kepala SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara menjawab, ulat tersebut berasal dari buah melon yang di dalam ompreng pak, kejadian seperti ini yang pertama kali pak,

Kami disini akan memperbaiki ke khilafan kami pak", Pungkas SPPG LOSUNG BATU 03 Kecamatan Padangsidimpuan Utara.(R03)

Posting Komentar

0 Komentar