Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Dugaan Rekayasa Kasus dan Penjebakan Narkoba di Polres Padangsidimpuan, Aliansi GERAM SUMUT Desak Polda Sumut Usut Tuntas


 Medan,-

Puluhan massa dari Aliansi Gabungan Eksekutor Aktivis Muda Koordinator Wilayah Sumatera Utara (Geram-Sumut) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Polda-Sumut dan juga ditemani langsung keluarga korban Ibu Enny Christina atas Dugaan korban Kriminalisasi dan Penjebakan di Padangsidimpuan,Medan, Senin, 31 Agustus 2026.

Ansori Ritonga dalam orasinya menyampaikan agar Kapolda Sumut mencopot "Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan terkait dengan adanya dugaan rekayasa kasus yang menimpa anak dan suami dari ibu Enni Christina yang sampai hari ini telah ditetapkan tersangka.

Penerapan pasal kepada Anak dan Suami dari ibu Enny Christina menjadi polemik yang tidak dapat diterima oleh pihak ibu Enny Christina, suami dan anak saya dituduh atas pasal pemerkosaan dan kekerasan yang tidak pernah dilakukan suami dan anak saya.

"Kami menduga adanya ketidakprofesionalan, tidak transparan dan tidak independen dalam penanganan perkara dan dugaan penyalahgunaan wewenang," Ucapnya.

Ditambahkan , Arsyad Siregar menuturkan bahwasanya, kami juga meminta dan mendesak agar Propam Polda Sumut memanggil dan memeriksa 4 oknum Satresnarkoba Polres Padang Sidempuan terkait adanya dugaan penjebakan terhadap Rifky Ananda selaku anak kandung dari ibu Enni Cristina. 

Dilanjutkan, massa juga meminta agar Propam Polda Sumut memeriksa 4 oknum dari Satreskrim Polres Padang Sidempuan atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan hingga telah menetapkan suami dan anaknya ditetapkan menjadi tersangka.

"Kami menduga adanya kriminalisasi hukum dan kesewenang-wenangan atas kasus yang membuat suami dari Enny selaku korban penganiayaan. Kami minta Kapolda Sumut bertindak dan menindak oknum yang menyalahi kewenangan,"Jelasnya.

Ditanggapi dari Perwakilan Propam Polda-Sumut, Itu P Tamba menerima aspirasi dari massa aksi unjuk rasa dan berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan memberikan informasi kepada pimpinan/atasan. 

“Aspirasi dari adik-adik mahasiswa dan juga keluarga korban Ibu Enny Christina ini akan kami sampaikan kepada pimpinan,  Nantinya, pihak internal akan melakukan klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan yaitu Polres Kota Padangsidimpuan," Pungkasnya.(R02)


Posting Komentar

0 Komentar