MEDAN,—
Pengurus Himpunan Sarjana Hukum menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Saudari Winda Lorenzo Gowasa. Ucapan duka tersebut disampaikan langsung oleh Rahman Sirait, S.H., selaku Ketua Himpunan Sarjana Hukum.
“Pertama-tama, kami dari Pengurus Himpunan Sarjana Hukum dan saya pribadi selaku Ketua menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Saudari kita Winda Lorenzo Gowasa. Semoga almarhumah mendapat tempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Rahman Sirait, S.H.(2/9)
Dalam kesempatan tersebut, Rahman juga menyikapi sejumlah pernyataan yang disampaikan oleh pihak keluarga almarhumah di media sosial. Ia mengimbau agar setiap informasi yang berkaitan dengan suatu institusi maupun pribadi seseorang terlebih dahulu dipastikan kebenarannya dan tidak disampaikan secara sepihak tanpa dasar yang jelas.
“Kami meminta kepada pihak keluarga almarhumah agar tidak menyampaikan pernyataan secara asbun, terlebih jika sampai membawa-bawa nama sebuah institusi. Hal tersebut berpotensi menimbulkan bias, kesalahpahaman, bahkan dapat merugikan nama baik secara kelembagaan maupun pribadi seseorang,” tegasnya.
Rahman mengatakan, setelah melihat pernyataan keluarga almarhumah yang beredar di media sosial, dirinya langsung melakukan konfirmasi kepada mantan Wakapolda Sumatera Utara periode 2020–2021, sebagaimana sosok yang disebut dalam pernyataan keluarga tersebut.
Menurut Rahman, pihak yang dikonfirmasi menekankan pentingnya proses klarifikasi dan pemeriksaan fakta terhadap setiap pernyataan yang beredar di media sosial.
“Di era medsos ini pernyataan sepihak harus diklarifikasi dengan benar dan dicek oleh orang atau tim yang berintegritas untuk membuktikan kebenaran karena itu menyangkut nama baik orang. Saya sangat senang sekali bila ada orang yang membantu mengecek kebenaran ini. Fitnah menyatakan seseorang berbuat zina adalah fitnah yang keji. Tidak cukup dengan menyatakan bahwa ini fitnah, tetapi harus diturunkan pihak independen yang berintegritas dan memiliki moral yang tinggi untuk mengeceknya,” demikian pernyataan yang disampaikan kepada Rahman.
Rahman Sirait, S.H. juga menyampaikan bahwa dirinya mengenal sosok mantan Wakapolda Sumatera Utara tersebut sebagai pribadi yang humanis, berpendidikan, serta memiliki nilai spiritual yang luhur.
“Yang saya kenal, beliau adalah sosok yang humanis, berpendidikan dan memiliki spiritualitas yang luhur. Karena itu, segala informasi atau tuduhan yang menyangkut nama baik seseorang maupun institusi harus dilihat secara objektif dan diklarifikasi berdasarkan fakta,” katanya.
Rahman menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mencampuri persoalan keluarga almarhumah. Namun, menurutnya, setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak berkembang menjadi fitnah atau kesimpulan sepihak.
Di akhir pernyataannya, Rahman mengimbau keluarga almarhumah Winda Lorenzo Gowasa agar tetap menjaga keharmonisan keluarga dan menggunakan akal sehat dalam menyampaikan pendapat, terutama ketika persoalan tersebut telah menjadi konsumsi publik.
“Kami berharap keluarga almarhumah dapat tetap harmonis dan bijak dalam menyampaikan pendapat. Jangan sampai persoalan yang belum terang justru menjadi bola liar di media sosial, apalagi jika sudah menyangkut nama baik institusi maupun pribadi seseorang. Semua pihak sebaiknya mengedepankan klarifikasi, bukti dan proses yang objektif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di kemudian hari,” tutup Rahman Sirait, S.H.(R02)

0 Komentar